Tuesday, 5 February 2013

Terlalu Banyak Konsumi Kuning Telur Sama Bahayanya Dengan Kebiasaan Merokok !


Jakarta, Kandungan kolesterol dalam kuning telur bisa membahayakan jantung karena memicu pembentukan kerak atau plak kolesterol. Meski begitu, bahaya kuning telur bagi jantung cuma dua pertiga dari bahaya racun yang terkandung di asap rokok.

Sebuah penelitian di Kanada membuktikan bahwa rokok dan kuning telur sama-sama meningkatkan risiko Atherosclerosis atau disebut juga penyakit arteri koroner. Penyakit ini merupakan salah satu pemicu serangan jantung dan stroke yang mematikan.

Terlalu banyak mengonsumsi kuning telur sama bahayanya dengan kebiasaan rokok, meski dikatakan risiko mengonsumsi kuning telur hanya sekitar dua pertiga dari risiko saat merokok. Meski begitu, penelitian ini menegaskan bahwa keduanya sama-sama harus dibatasi.

Penelitian yang melibatkan 1.200 pasien di London Health Sciences Centre's University Hospital ini mengamati kebiasaan merokok dan mengonsumsi kuning telur. Terbukti, keduanya bisa memicu pembentukan kerak atau plak kolesterol di pembuluh darah.

Plak yang terbentuk di dinding dalam pembuluh darah arteri itu bisa runtuh sewaktu-waktu dan memicu dampak yang sangat fatal. Pecahan dari plak yang terbawa ke sistem peredaran darah bisa menyumbat aliran darah ke jantung maupun otak sehingga memicu stroke atau serangan jantung.

"Yang kami temukan adalah seiring bertambahnya usia, plak terbentuk secara bertahap. Kuning telur mempercepat proses ini, sekitar dua pertiga kali dibanding kebiasaan merokok," kata Dr David Spence yang memimpin penelitian itu seperti dikutip dari Sciencedaily.

Risiko atherosclerosis umumnya meningkat setelah usia 40 tahun ke atas. Dalam penelitian ini, konsumsi 3 butir telur tiap pekan bagi orang Kanada bisa membuat risikonya meningkat secara signifikan dibanding yang mengonsumsinya 2 butir atau kurang dalam sepekan.


Reactions:

1 comment: