Wikimedia Indonesia menggandeng enam perguruan tinggi di
Indonesia menggarap artikel berbahasa Jawa dalam kompetisi menulis di Wikipedia
Bahasa Jawa bertajuk "Papat Limpad 2012".
Enam PT yang digandeng yakni Universitas Gadjah Mada Yogyakarta,
Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Negeri
Semarang, Universitas Negeri Yogyakarta, dan IKIP PGRI Semarang. Mereka semua
memilki program studi Bahasa Jawa.
Direktur Proyek "Papat Limpad 2012", Nunung Martina,
di Semarang, Senin, menjelaskan, kompetisi itu untuk memperkaya artikel di
Wikipedia Bahasa Jawa dan upaya melestarikan kebudayaan serta bahasa Jawa.
Usai peluncuran kompetisi "Papat Limpad 2012" di
Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Semarang itu, ia menjelaskan makna
"papat limpad" karena nantinya dipilih sebanyak empat pemenang
kompetisi itu.
"Tahun ini kami menggandeng enam PT yang memiliki program
studi bahasa atau sastra Jawa untuk kian memperkaya artikel yang masuk,"
katanya.
Jumlah peserta kompetisi "Papat Limpad 2012", kata
dia, ditetapkan sebanyak 150 orang berasal dari enam PT tersebut sehingga
masing-masing PT akan mengirimkan sebanyak 25 peserta yang kemudian akan
dipilih empat pemenangnya.
"Pemenang kompetisi yang didanai dari hibah bersama antara
Wikimedia Indonesia dan organisasi mitra yakni Wikimedia Swiss dan Wikimedia
Perancis itu masing-masing akan mendapatkan hadiah 500 euro," kata
Martina.
Pengurus Wikipedia Bahasa Jawa, Prasetyo, mengatakan, jumlah
artikel bahasa Jawa pada kompetisi "Papat Limpad 2011" mencapai lebih
dari 2.000 judul, sedangkan pada 2012 lebih banyak karena jumlah peserta kian
bertambah.
Rektor IKIP PGRI Semarang, Muhdi, mengatakan, prodi-prodi bahasa
Jawa akan lebih berkembang karena media yang digunakan yakni melalui internet
sangat memudahkan dan menguntungkan, karena bisa diakses oleh siapa saja dan
dari mana saja.
"Hanya saja, kami berharap ke depannya seluruh PT yang
memiliki prodi bahasa atau sastra Jawa bisa turut berpartisipasi dalam kompetisi
semacam ini," kata Muhdi yang juga Sekretaris PGRI Jawa Tengah itu.
Sumber : Republika.co.id













