Saturday, 7 January 2012

Tips Jika Ingin Membeli Oleh-oleh




Traveling dan oleh-oleh kerap tidak bisa dipisahkan. Meskipun kita berniat tidak membeli oleh-oleh, namun tetap saja akan ada beberapa barang lokal yang akan kita beli didaerah yang kita kunjungi. Celetukan “oleh-oleh, yaaaaa” dari teman-teman ataupun kerabat juga kerap menjadi pertimbangan kita untuk meluangkan waktu membeli oleh-oleh.

Berikut tips untuk membeli oleh-oleh saat traveling:

Anggaran
Buat anggaran sendiri untuk oleh-oleh ini, anggaran untuk oleh-oleh diri sendiri dan oleh-oleh untuk orang lain. Sisihkan dalam amplop terpisah. Hal ini untuk menghindari over budget akibat terlalu banyak membeli barang yang akhirnya membebani diri sendiri.
Saat kita ingin membeli sesuatu untuk diri kita sendiri, gunakan uang yang sudah disisihkan tadi. Terkadang traveler wanita sering terburu-buru membeli barang yang dianggap murah, terutama barang-barang yang berhubungan dengan penampilan (baju, sepatu, tas, aksesoris).

Catatan kecil
Buat catatan kecil siapa saja yang akan kamu kamu bawakan oleh-oleh. Setelah dicatat di note kecil, jangan lupa foto dengan HP kamu. Kalau catatan hilang, ga perlu pusing cari-cari lagi. Setelah oleh-oleh yang dicari terbeli, tandai catatan kecil kamu.
Catatan kecil ini selain menghindari kamu membeli oleh-oleh dobel ataupun  salah beli oleh-oleh juga sebagai pengingat berapa anggaran yang harus kamu keluarkan. Jangan sampai saat kamu bongkar belanjaan, ternyata adik dapat oleh-oleh dobel, tapi Ibu terlewat tidak dibelikan.

Informasi
Sebelum berangkat, cari tahu dulu sesuatu yang khas dari daerah yang kamu kunjungi. Baik cinderamatanyanya maupun makanannya. Jangan lupa juga untuk mencari tahu dimana bisa membelinya. Informasi yang paling mudah bisa ditanyakan kepada staff hotel tempat kamu menginap ataupun masyarakat lokal.
Tanyakan tempat berbelanja oleh-oleh lengkap yang dekat dengan daerah tempat kamu menginap. Kalaupun ada tempat murah tapi jauh dari lokasi tempat kamu menginap dan perlu banyak waktu untuk mencapainya, lebih baik urungkan. Yang ada kamu malah keluar uang banyak untuk transportasi dan kehilangan banyak waktu untuk memilih oleh-oleh.

Teman kantor
Teman kantor banyak dan bingung mau belikan apa? Belikan saja makanan yang bisa disantap bersama. Trik ini juga bisa kamu gunakan saat kamu mau belikan oleh-oleh untuk kerabat. Jangan lupa cek berapa lama makanan tersebut bisa bertahan? Apakah mungkin bisa dibawa ke kabin? Apakah baunya menyengat atau mengandung banyak air? Jangan sampai makanan yang kamu bawa mengganggu orang lain yang satu kendaraan dengan kamu.

Menawar
Jangan pernah ragu untuk menawar. Walaupun tempat kamu membeli oleh-oleh sudah menentukan harganya, coba untuk tetap menawar. Kalau kamu membelinya bersama teman-teman, otomatis jumlah barang yang dibeli akan lebih banyak kuantitasnya. Nah, jangan ragu untuk minta pengurangan harga.

Santai
Jangan terlalu menunjukkan wajah antusias saat didepan penjual. Yang ada nanti usaha menawarnya bisa gagal. Tawarlah dengan santai mulai dari setengah harga dari harga awal yang diberikan.

Bahasa local
Manfaatkan bahasa setempat. Kalau ada teman atau kerabat yang bisa berbahasa lokal, bisa kamu minta untuk menemani berbelanja. Harga murah akan lebih mudah didapatkan kalau ditawar dengan bahasa yang sama.

Pengiriman
Koper dan tas tidak muat karena banyak oleh-oleh? Saat berbelanja oleh-oleh, tanyakan kepada si penjual apakah oleh-oleh yang kamu beli bisa dikirim ke rumah kamu. Atau minimal dikirim ke bandara. Saat ini banyak penjual oleh-oleh yang memberikan fasilitas pengiriman ataupun diantar ke bandara sesuai jam penerbangan kamu. Alternatif lain, kamu bisa memakai jasa ekspedisi yang saat ini mudah ditemui.

Kantong
Jangan lupa membawa reuseable bag. Mengurangi jumlah kantong plastik yang terpakai, barang yang dibeli juga tidak tercecer

Cemilan
Membawa air minum dan makanan ringan. Aktifitas membeli oleh-oleh ini mungkin saja membutuhkan waktu lama. Biar tidak dehidrasi dan lapar siapkan air minum dan cemilan di tas kamu.

Hindari:
1.    Penggunaan kartu kredit. Sesuaikan anggaran secara wajar dengan uang cash. Penggunaan kartu kredit hanya akan membuat pengeluaran menjadi lebih besar
2.    Berbelanja di saat sibuk.  Jika memang waktunya tidak cukup untuk berbelanja/membeli oleh-oleh lebih baik tidak usah memaksakan. Berbelanja secara terburu-buru akan bisa membuat kita salah memilih barang ataupun mendapatkan harga yang mahal
3.    Membeli yang tidak berguna. Sah-sah saja belanja banyak karena murah dan sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan. Tapi jangan lantas membeli barang-barang yang dibeli tidak berguna.
4.    Membeli makanan (untuk dibawa pulang) dengan bau yang menyengat dan mudah basi.
5.    Membeli barang-barang yang ternyata mudah ditemukan disekitar kita. Seorang teman saya, pernah ke Hongkong namun tidak sempat membeli oleh-oleh. Saat ia pergi ke ITC, menemukan kaos bertuliskan ‘I Love Hongkong’ dengan label made in Hongkong, persis seperti yang ia lihat di Hongkong. Akhirnya ia mebeli kaos tersebut dan dikemas sebagai oleh-oleh. Kwalitas tidak jauh beda, harga lebih murah!
6.    Membeli oleh-oleh di bandara ataupun di hotel. Harga pasti jauh lebih tinggi. Kecuali bukan harga lagi yang menjadi pertimbangan, melainkan waktu.

Sumber : Republika.co.id

Reactions:

0 comments:

Post a Comment