Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Thursday, 3 October 2013

Suatu Ketika




Suatu ketika ..
Saat aku tak tau siapa kamu,
Saat aku tak tau bagaimana kamu,
Aku mau tau siapa dan bagaimana kamu?

Suatu ketika..
Saat aku sudah tau siapa kamu,
Saat aku sudah tau bagaimana kamu,
Aku akan menyelusuri hidup kamu.

Suatu ketika..
Saat aku sudah mulai menyelusuri hidupmu,
Saat aku sudah mulai mengetahui semuanya,
Ada yang belum aku tau dan ingin aku tau lagi dari kamu ?
Yaitu isi hati dan perasaan kamu..

Suatu ketika..
Saat aku sudah tau isi hati kamu,
Saat aku sudah tau perasaan kamu,
Aku bertanya pada diri ku sendiri,
Apakah aku bisa membuat kamu jatuh cinta padaku?

Aku berusaha ,
Aku bersabar,
Aku bertahan,
Membuat kamu yakin akan perasaan ku ini.
Membuat kamu yakin akan adanya cinta dariku,
Membuat kamu yakin akan adanya sayang dariku.

Setiap waktu..
Aku selalu berdoa,
Semoga perasaanku dipertemukan dengan perasaanmu.
Aku selalu meminta,
Semoga aku bisa menjadi kekasihmu,
Aku selalu memohon,
Semoga aku bisa menjadi pilihan hatimu

Wednesday, 18 September 2013

Lukislah Aku




Lukislah aku dengan tinta merahmu ...
pandanglah aku dengan senyumanmu ...
maka aku tumpahkan tinta putih di hatimu ...
agar aku tahu ...
kau adalah milikku ...


Lukislah aku pada langit langit di hatimu ...
berikan kiasan yang berarti buatku ...
akan aku taburkan pernik di hatimu ...
agar kau tahu ...
kau memanglah untukku ...



Lukislah aku sesuka hatimu ...
agar aku terbiasa menyakinkanmu ...
jauh di lubuk hatiku hanya kamu ...
lihatlah aku ...
aku sayang sama kamu ...



Lukislah aku sesuka hatimu ...
agar aku terbiasa memilikimu ...
jauh di lubuk hatiku hanya kamu ...
lihatlah aku ...
aku cinta padamu ...



Lukislah aku dengan seuntai rindumu ...
maka aku akan kasih rinduku padamu ...
hanya kamu yang selalu aku rindu ...
lihatlah aku ...
aku rindu kamu …


Friday, 29 March 2013

Rindu Yang Terbuang



Rindu rapuh raga ...

 Rindu rebah rata ...

 Rindu redam rasa ...

 Ilalang meninggi di tanah hati ...

 Ilalang tumbuh dalam benci ...

 Namun lubuk hati tak mati ...

 Seserpih akar cinta tertinggal sendiri ...

 Tanpa tersentuh ucapan ...

 Tanpa tersiram kenangan ...

 Aku rindu , rindu tak terakui ...

 Aku cinta , cinta tak terjadi ...

 Aku sayang ,sayang atau benci ...

 Di telan kelabu hati ...

 Di telan benci diri ...

 Rindu , rindu runtuh ...

 Rindu , rindu terbuang ...

 Dalam genangan hati keruh ...

Dalam puing-puing hati hilang …

Saturday, 15 September 2012

Serpihan Kasih Ini





Jalan Yang Harus Ku Lalui Masih Panjang..
Berliku Dan Terjal..
Tanpamu..
Kekasih Hati Yang Telah Pergi..
Meninggalkan Luka Mendalam..
Di Relung Hati Ini..

Kini Ku Sendiri..
Tertatih..
Lemah Tanpamu..
Ku Bawa Serpihan Hati Ini..
Yang Tak Mungkin Tersatukan Kembali..
Karna Cinta Yang Telah Kau Dustai..

Ikatan Cintamu..
Dengan Ikrar Janji..
Untuk Mengarungi Bahtera Hidupmu Yang Baru..
Menjadi Penghalang..
Diriku Memilikimu..
Dan Semua Kenangan Kita..

Tak Kuasa Aku Menahan..
Butiran Bening Yang Berjatuhan..
Dari Pelupuk Mata Ini..
Bagai Salju Di Musim Kemarau..
Mengundang Seribu Tanya..
Apa Gerangan Yang Terjadi ?..

Ku Hanya Bisa Terdiam..
Merenungi Nasib Yang Tersakiti..
Dari Cinta Semu..
Yang Menyesatkan..
Menbutakan Hati Menerima Yang Lain..
Karena Namau Yang Telah Terukir..
Jauh Di Lubuk Hati Ini..

Selamat Tinggal Kasih..
Kan Ku Simpan Serpihan Hati Ini..
Sebagai Sebuah Kenangan..
Saat Ku Tak Bisa Memilikimu..
Dan Kala Ku Selalu Merindumu..

Thursday, 12 July 2012

Jika Saja



Cukup rasanya menghadapi hari ini..

Cukup rasanya menghadapi hari lampau..

Cukup rasanya menghadapi hari esok..



Aku hanya ingin memejamkan mata sejenak..

Melepas kelelahan yang ada di otak..

Jika boleh aku ingin meminjam sekejap bahumu tuk bersandar

Mengadu tentang perasaan yang berkecambuk seakan merontokkan seluruh rangka badan..



Ingin menangis sejadinya sambil berdoa..

Ya Tuhan aku ingin melewati masa ini tanpa beban..

Tanpa pemikiran yang mlelahkan..

Aku tidak ingin menyiksa diriku dengan hal yg terlalu sulit..



Adakah orang-orang yang selalu menbuatku tersenyum akan terus hadir di sini ?



Tuhan..aku merasa terlalu lemah..

Tidak terlalu kuat jiwaku ini..

Walau bibir selalu tersenyum tapi air mata tak terbendung..



Diluar itu hujan..

Jika saja air hujan itu dapat melunturkan kepenatan ini..

Aku rela berteduh di bawahnya agar tak ada lagi kepenatan, kelelahan, dan kekacauan semata..



Jika saja ada, aku ingin terlelap di pelukmu saat mata telah lelah menangis, dan kau tersenyum saat aku terbangun, mengobati kelelahan ini..

Wednesday, 11 July 2012

Bukan Itu Maksudku





Berbagi padamu apa yang kumiliki..

Meluangkan waktuku tuk temani harimu..

Belajar tuk bersikap bijak...

Saat kudengar kisahmu…

Menawarkan kenyamanan..

Teduhkan risau hatimu..

Ternyata..

Tak seutuhnya kau pahami..

Kau salah mengerti..

Dugamu tentang sikapku ini..

Bukan inginku memiliki hatimu..

Menjadikanmu bagian dari rasa cintaku..

Mauku hanya menyenangkan rasamu..

Coba memikul separuh beban hidupmu..

Agar kelam mentari pagi..

Pupus di matamu..

Agar tak lagi tertahan langkah kakimu..

Mampu jalani waktu dengan percaya diri..

Mengawalinya dalam senyum bahagia..

Karna perkaramu..

Sesungguhnya adalah bukti cinta Tuhan padamu..

Jadi..

Lihat aku di sini..

Yang tetap setia berdiri..

Menggenggam tali pertemanan..

Yang selalu kusimpan..

Tuk kuulurkan padamu suatu saat nanti..

Sunday, 8 July 2012

Aku dan Rasa Sayangku





Maafkan aku yang tak bisa memberimu cinta..

Karena ku takut berakhir dengan kecewa..

Dan izinkan aku tetap menyayangimu..

Karna ini lebih baik dari cintaku..



Aku belum siap menerima cintamu..

Karna aku masih takut dengan masa laluku..

Dan biarkan ku simpan rinduku..

Hingga nanti cinta hadir di hatiku..



Jikalau nanti kau temukan cintamu..

Sambutlah ia dengan hatimu..

Aku selalu berdo’a untukmu..

Semoga kau dapatkan penggantiku..



Biarlah aku dengan sayangku..

Yang menemani sepanjang hidupmu..

Sunday, 24 June 2012

Untukmu, Guru



Sebaris kata yang teramat indah..
Terungkap dari seorang Ibu..
Untuk terlepas dari ke bodohan..
Habis gelap tertiblah terang”..
Guru bagai terang dalam kegelapan..
Semerbak wangi di taman yang teduh..
Membuka jalan, dan mata hati untuk ilmu pengetahuan..
Guru….tanpamu kami tak berarti apa-apa..
Denganmu, kami bisa jadi bermanfaat bagi negeri ini..
Bagai ambun di pagi hari..
Engkau menyejukan hati ini dengan berbagai ilmupengetahuan..
Yang Kau ajarkan pada kami..
Dengan do’a yang teramat tulus dan ikhlas..
Ku panjatkan kepada Sang Pencipta..
Sebagai rasa tanda terima kasih ku kepadamu..
Guru engkau sangat berarti bagiku..
Dan kehidupan kami..
Guru….

Karya : Dasma Surana Tampubolon

Saturday, 2 June 2012

Renungkanlah Saudaraku



Saat untaian kata tak lagi berguna ..
Ratapan jiwa tak lagi bermakna ..
Harta tak bisa membela ..
Keluarga tak lagi bersama ..


Saat para raja tak lagi berkuasa ..
Semua manusia menunggu keputusan-Nya ..
Penuh harap dan penyesalan ..
Takut akan datangnya kebenaran ..


Saat Sang Pencipta menepati janji ..
Membalas mereka yang mengingkari ..
Saat Sang Pencipta memberi naungan ..
Hanya bagi yang di atas kebenaran ..


Saudaraku!! ..
Renungkanlah!! ..
Harta bukanlah segalanya ..
Pangkat bukanlah pembela ..
Semua kan sia tanpa taqwa ..
Semua kan diminta jawabnya ..

Monday, 28 May 2012

Berharap Secerah Mentari



Memandang langit nan indah ..
Menikmati ciptaan Sang Maha Pemurah ..
Ucapan syukur menghias lidah ..
Berharap kan bisa selalu terarah ..
Terik mentari di pagi hari ..
Menghibur jiwa yang sunyi ..
Cahanya semerbak menyinari hati ..
Berusaha temukan cinta sejati ..
Hatiku kini tak lagi pilu ..
Terbuai dunia yang menipu ..
Kuberharap ini kan bersemi selalu ..
Demi mengharap cinta Dzat Yang Maha Tahu ..
Kuberharap hatiku kan secerah mentari ..
Bisa menerangi hati hati yang sunyi ..
Membangunkan jiwa jiwa yang sepi ..
Mengapai ridho ilahi ..

Sunday, 27 May 2012

Luka dalam Tulisan



Setidaknya aku bagaikan lilin..
Yang memberi penerangan..
Di saat berada di kegelapan..
Walau dalam kepedihan..

Cahaya dalam melintas jalan..
Dalam kata berbias rintihan..
Di wajahku yang turut bertopengkan..
Di balik wajah senyuman..
Demi yang sudah ditetapkan..
Demi yang sudah diajarkan..
Yang diturunkan oleh Tuhan..

Air mata bertetesan..
Takkan mampu merubah keadaan..
Takkan mampu rubah ukiran..
Hingga di kitab suci Al-qur’an..
Terangkan sebuah ujian..
Terangkan arti kebahagiaan..
Yang bernaung di keabadian..

Ku Ingin Merasakan Embun Malam



Embun malam nan menyentuh..
Membasahi dedaunan yang keruh..
Menghibur hati yang bergemuruh..
Membangkitkan cinta yang kian luluh..

Ku ingin cinta itu kembali bangkit..
Tak lagi hidup berbelit..
Ku ingin cinta itu kembali tumbuh..
Tak lagi bercampur keruh..

Ku ingin merasakan embun malam..
Menggali cinta yang terpendam..
Menuju esok yang penuh kebahagiaan..
Yang tak lagi kenal kesengsaraan..

Ku ingin embun malam membasahiku..
Menghibur hati yang pilu..
Ku ingin kembali hidup..
Di atas cinta yang tak pernah redup..

Saturday, 26 May 2012

Jam Dinding pun Menatapku



Ku menoleh ke arah kiri..
Ku lihat jam dinding menatapku..
Seakan dia berseri..
Tersenyum memandang diriku..

Diriku yang sedang menangis..
Merasakan pahitnya dunia..
Yang telah membuat hati terasa teriris..
Merasakan pahitnya cinta..

Tapi ku sadar..
Diriku tak bisa terus bersandar..
Bersandar pada dirinya..

Tapi aku harus selalu bersandar..
Bersandar kepada Yang Maha Benar..
Yang bisa membuat cinta ini ada..
Yang bisa membuat cinta ini tiada..

Jalan Cinta



Aku ingin menahan kepergianmu..
Aku takut harus kehilanganmu..
Walau aku hanya mengagumimu lewat sisa jejakmu..

Sisa jejakmu sulit ku hapus..
Yang seakan-akan dapat terhembus..
Dan terhapus..

Dan aku hanya lelaki biasa..
Yang tak luput dari dosa..
Dan mengagumimu lewat jejak yang tersisa..

Beri sedikit harapan untukku..
Jujur aku butuh itu..
Ikhlaskan sedikit hatimu untuk aku buka..
Tak akan aku sakiti karna aku cinta..

Hanya Untuk Sebuah Ketaqwaan




Saat dilanda keheningan..
Saat kau dalam kesesatan..
Di dalam kesendirian..
Di dalam bimbang akan pertanyaan..

Di saat itulah kau dekat dengan Tuhan..
Yang akan mengilhamkan sebuah jawaban..
Yang akan menunjukkan jalan..
Yang akan menghentak kesunyian..
Karena kitalah yang disayangin..
Karena kitalah dalam bimbingan..
Atau kitalah yang merasakan..
Dari buah sebuah perbuatan..
Juga kitalah semua kan dikembalikan..

Dalam penjelasan..
Dalam penantian..
Dalam perbaikan..
Dalam ketabahan..
Semua itu bisa tercurahkan..
Hanya untuk sebuah ketaqwaan..

Friday, 25 May 2012

Cinta Yang Halal



Cinta..

Pernah ku temui rasa itu..
Dikala air mata mengalir..
Maupun canda tawa menghias bibir..
Indah..
Suci..
Takkan ada 1 orang pun yang ingin menodai cinta itu..

Cinta..
Pernah hilang dikala aku rapuh..
Aku rintih..
Aku tak berdaya..
Aku memohon..
Meminta dan mengemis..

Dilema dalam hati buatku haus akan..
Belai kasihmu..
Hangat cintamu..
Tulus menjagaku

Thursday, 24 May 2012

Bismillah




 Bismillah..
Aku tunduk pada Sang Pencipta..
Aku tahu, aku bukan siapa-siapa..
Lahir batin tetap berusaha di jalan-Nya..
Dan tanpa lelah aku beristiqomah dzikir kepada-Nya..

Bismillah..
Kan ku terima keadaanku ini..
Duduk tanpa berjalan di bumi..
Bahkan bergerakpun badan tak mampu seperti mati..
Aku ibarat insan sempurna seperti lainnya..
Tetapi tubuhku seperti patung terpatri di kursi..

Bismillah..
Aku berjanji tak akan mengeluh lagi..
Seperti tsunami melanda negeri ini..
Aku juga tak menangisi jiwa ini..
Karena ku ingin langit yang menangisi bangsa ini..
Hingga musim kemarau menjadi musim semi..

Dan alhamdulillah..
Ku lewati hari demi hari tanpa merasa sakit hati ini..
Karena ku sadar akan takdirku dari Sang Illahi..
Kan ku tunggu hari akhirku..
Dengan hati bersih kembali kepada Sang Maha Qolbu..
Amin..