Monday, 16 January 2012

Sosis Dapat Menyebabkan Kanker Pankreas



Anda penggemar sosis, burger, dan daging olahan lainnya? Tampaknya Anda perlu memperhatikan hasil penelitian yang dilakukan para ilmuwan dari Swedia.

Para ilmuwan dari Swedia, menemukan bahwa makan daging olahan sebanyak 50 gram dalam sehari, bisa meningkatkan risiko kanker sebesar 19 persen. Daging olahan sebanyak itu, setara dalam satu buah sosis, hot dog, atau separuh burger. Kanker sendiri, sering disebut dengan istilah ‘silent killer’, karena tak ada gejala yang nampak pada awalnya.

Penelitian yang telah diterbitkan dalam British Journal of Cancer itu menganalisis hasil dari 11 penelitian lain yang melibatkan 6.000 pasien dengan kanker pankreas. Menurut Profesor Susanna Larsson, dari Karolinska Institutet di Stockholm, Kanker pankreas memiliki tingkat kelangsungan hidup yang rendah. "Jadi, penting untuk memahami apa yang dapat meningkatkan risiko penyakit ini,” ujarnya. Salah satunya adalah rokok dan daging olahan.

Selain meningkatkan resiko kanker pankreas, daging olahan seperti sosis juga bisa meningkatkan resiko kanker usus. Namun risiko yang ditimbulkan oleh makan daging secara substansial lebih rendah daripada merokok, yang ditemukan untuk meningkatkan kemungkinan kanker pankreas sebanyak 74 persen.

Sumber : Republika.co.id


Friday, 13 January 2012

2012 Kiamat? Itu Teori Tanpa Dasar





JAKARTA - Siapa yang masih percaya teori seputar kiamat di dunia maya dan juga fiksi akhir kehidupan ala Hollywood? Kiamat memang hak prerogatif Tuhan. Tapi setidaknya semua klaim tadi hanya isapan jempol dilihat dari kaca mata ilmiah, demikian pernyataan Ilmuwan NASA seperti dikutip Space.com

Dongeng hari kiamat pada 2012 menjadi-jadi, mulai dari soal sebuah planet misterius yang menghantam bumi sampai bencana badai matahari yang dahsyat. Tapi menurut para ilmuwan tak ada yang mesti ditakutkan.

Berikut beberapa jawaban NASA atas sejumlah pertanyaan yang sering diajukan tentang teori kimat tahun 2012 ini:

Sejumlah situs internet mengatakan dunia akan musnah pada Desember 2012, benarkah itu?
Tidak ada hal buruk yang akan terjadi di Bumi pada 2012. Planet ini telah bertahan sebagaimana mestinya selama lebih dari empat miliar tahun. Para peneliti terkemuka dunia tahu pasti tidak ada satu pun ancaman yang berkaitan dengan teori kiamat pada 2012.

Dari mana asalnya ceirta bahwa dunia akan kiamat pada 2012?
Cerita kiamat awalnya berawal dengan klaim bahwa planet Nibiru yang katanya ditemukan bangsa Sumeria, sedang dalam perjalanan menghantam Bumi. Malapetaka ini semula diprediksi terjadi pada Mei 2003, tapi ketika itu tidak terwujud, waktunya diundur jadi Desember 2012.  Lalu dua dongeng itu dikait-kaitkan dengan akhir dari siklus kalender kuno bangsa Maya tentang titik balik Matahari pada 2012 dan diperkirakan terjadi pada 21 Desember 2012.

Benarkah kalender bangsa Mayan berakhir pada Desember 2012?
Seperti kalender Anda yang tidak akan habis setelah 31 Desember, kalender bangsa Maya juga tidak berhenti setelah 21 Desember 2012. Tanggal ini adalah akhir periode perhitungan masa bangsa Maya yang panjang itu,  tapi sebagaimana kalender Anda yang akan dimulai lagi setiap 1 Januari, maka periode panjang kalender Maya berikutnya akan dimulai.

Akankah fenomena itu terjadi manakala planet-planet berjajar dalam perjalanannya menabrak Bumi?
Tidak ada tumbukan planet dalam beberapa dekade terakhir, Bumi tidak akan menyeberang medan galaksi pada 2012. Sekalipun penjajaran planet itu terjadi, dampaknya terhadap Bumi tidak seberapa. Setiap Desember, Bumi dan Matahari berada sejajar di pudat Galaksi Bima Sakti tapi hal itu merupakan kejadian tahunan yang tidak berdampak apa-apa.

Adakah planet atau gugusan cokelat bernama  Nibiru atau Planet X atau Eris yang mendekati Bumi, lalu membuat planet kita terancam hancur lebur?
Nibiru dan cerita-cerita lain tentang planet-planet yang menyimpang dari jalur adalah dusta internet belaka. Tidak ada landasan fakta untuk klaim tersebut. Jika Nibiru atau Planet X benar adanya dan sedang menuju Bumi pada 2012, para astronom akan melacak keberadaannya, setidaknya dalam beberapa dekade terakhir dan itu semua terlihat oleh mata.
Jelasnya, tidak ada Planet X. Eris memang ada, tapi hanya sebuah planet cebol sepantaran Pluto, yang tetap berada di luar sistem tata surya, jarak terdekat ke Bumi dari planet ini adalah sekitar 4 miliar mil (6,43 miliar km).

Apa sebenarnya teori pergeseran kutub itu? Apa benar kerak Bumi berotasi 180 derajat terhadap intinya dalam hitungan hari atau jam?
Sebuah pembalikan rotasi Bumi adalah hal yang mustahil. Ada pergerakan perlahan benua-benua (Antartika misalnya dekat ke  khatulistiwa jutaan tahun yang lalu), tapi tidak relevan untuk mengklaim ada pemutarbalikan kutub. Kendati begitu, banyak situs internet membesar-besarkan ini untuk membodohi orang-orang.  Mereka menyebut ada hubungan antara rotasi dan kutub magnet Bumi, yang bergerak tidak teratur, dengan pergeseran kutub magnet terjadi kira-kira setiap 400 ribu tahun.  Sejauh yang diketahui, pergantian magnetik tidak berdampak apapun terhadap kehidupan di Bumi.  Pembalikan kutub magnet tak akan terjadi dalam beberapa milenium ke depan.

Apakah Bumi terancam dihantam meteor pada 2012?
Bumi selalu terhantam komet dan asteroid, meskipun hantaman besar sangat jarang terjadi. Dampak hantaman terbesar terjadi 65 miliar tahun lalu yang membuat dinosaurus punah. Sekarang ini, astronom NASA menyelenggarakan survei bernama Spaceguard Survey untuk mencari asteroid terdekat sebelum menghantam Bumi. NASA telah menyelidiki bahwa tidak ada ancaman asteroid besar seperti ketika zaman dinosaurus. Semua kegiatan observasi NASA menyimpulkan tidak ada prediksi ada objek besar yang menghantam Bumi pada 2012.

Bagaimana ilmuwan NASA memandang teori-teori kiamat ini?
Untuk setiap ramalan ada bencana besar atau perubahan dramatis pada 2012, dimanakah tepatnya sains? Mana buktinya? Tak ada satu pun, dan untuk semua pernyataan fiktif, tak peduli itu berasal dari buku, film, dokementer maupun internet, kita tak bisa mengubah fakta. Tak ada bukti yang meyakinkan bagi pernyataan-pernyataan yang dibuat untuk mendukung peristiwa-peristiwa ganjil yang terjadi pada Desember 2012.

Adakah bahaya yang tercipta dari badai dahsyat Matahari selama  2012?
Aktivitas Matahari punya siklus tetap dengan puncaknya terjadi setiap 11 tahun.  Di dekat puncak aktivitas ini, jilatan Matahari bisa mengganggu komunikasi satelit, sekalipun para insinyur membuat peralatan elektronik yang tahan badai Matahari.  Namun tidak ada malapetaka khusus yang dikaitkan dengan 2012. Dampak maksimum badai matahari berikutnya akan terjadi sekitar 2012-2014 dan dianggap sebagai siklus biasa Matahari yang tak berbeda dari siklus-siklus sebelumnya di sepanjang sejarah Matahari.

Sumber : Republika.co.id

Thursday, 12 January 2012

Rahasia Agar Tak Mudah Terserang Pilek




Cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini membuat banyak orang gampang terserang common cold alias pilek. Penyakit yang disebabkan oleh Rinovirus ini sedikit-banyak membuat aktivitas penderitanya terganggu. Selain menimbulkan efek tidak nyaman, pilek juga mudah sekali menular dari satu penderita ke penderita lain. 


Musim hujan telah tiba. Nah, kalau sudah begini, biasanya kita gampang sekali terkena penyakit seperti flu atau pilek. Agar terhindar dari penyakit ini, cara paling ampuh adalah beristirahat.


Dokter Anggitya Rullantika dari klinik Insan Sehat Purwakarta menyarankan agar tubuh beristirahat cukup satu-dua hari. Istirahat yang cukup berguna untuk memperkuat sistem imun sehingga penderita kembali sehat. "Jadi, sebenarnya sistem imun tubuh pun bisa melawan virus ini,' kata dr Anggit kepada Republika. 


Kalau tidak memungkinkan untuk mengambil cuti, penderita pilek bisa mengandalkan masker selama beraktivitas di luar rumah. Jika dibutuhkan, konsumsi suplemen untuk memperkuat sistem imun. Obat-obat simptomatik juga bisa dikonsumsi untuk mengurangi gejala pilek yang mengganggu. Obat jenis ini berguna untuk menghilangkan gejala pilek, namun tidak menghilangkan penyebab utamanya. Misalnya, obat demam, painkiller, dan obat flu yang beredar di pasaran.


Zat besi adalah satu di antara banyak mineral yang dapat memperpendek durasi pilek. Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung mineral ini selama musim penghujan. Asupan zat besi dalam tubuh bisa diperbanyak dengan mengkonsumsi kacang-kacangan, gandum, ikan, dan sayuran. Batasi juga asupan alkohol dan kafein yang bisa merangsang kita untuk sering buang air kecil yang menyebabkan banyak zat besi terbuang.


Namun, jika kondisi badan tidak juga membaik, dokter Anggit menyarankan untuk segera konsultasi ke dokter atau minum obat.  Obat yang dibutuhnya penderita pilek tergantung gejala yang menjangkitinya. Kalau pilek disertai dengan demam dan nyeri kepala, carilah obat yang mengandung penurun demam seperti paracetamol


Penanganan akan lain jika pilek diiringi hidung mampet. Hal ini bisa dengan meminum obat-obatan yang mengandung pseudoefedrin. Namun, jika pilek disertai dengan batuk, terlebih dahulu harus dilihat jenis batuknya, apakah berdahak atau tidak. Jika batuknya berdahak, maka carilah obat yang mengandung pengencer dahak. Sebaliknya, jika pilek disertai batuk kering, carilah obat yang mengandung penekan batuk. 


"Sebaiknya ke dokter kalau gejala di atas tidak juga membaik dalam dua minggu. Apalagi kalau sudah disertai sesak napas atau demam tinggi," kata dokter Anggit.

Sumber : Republika.co.id

Manfaat Tidur Siang Bagi Balita Anda




Jangan sepelekan manfaat tidur siang bagi balita anda. Studi terkini membuktikan kebiasaan jarang tidur siang bahkan bisa berefek buruk bagi si kecil.

Kebiasaan itu bakal mempengaruhi perkembangan mental, balita lebih rentan stres dan terganggu kesehatan mentalnya saat besar nanti. Berdasarkan penelitian dari  University of Colorado Boulder, AS, balita yang kehilangan hanya satu tidur siang saja,bisa menjadi lebih cemas dan kurang tertarik pada dunia di sekitar mereka.

Ke depan, mereka menjadi tidak senang, meskipun sedang berada di acara bahagia. Selain itu, mereka juga selalu kesulitan mengatasi stres yang terjadi pada mereka.

Kondisi itu timbul karena tidur siang adalah cara melampiaskan perasaan lembut sang balita, dengan cara yang berbeda. Bila tidur siang  kurang maka berisiko menyebabkan rusaknya suasana hati seumur hidupnya.

Menurut salah seorang peneliti, Profesor Monique LeBourgeois, untuk sampai pada kesimpulan itu, ia bersama koleganya meneliti balita berusia dua hingga tiga tahun. Metode penelitiannya, adalah dengan merekam dan memfilmkan ekspresi para balita ini ketika mereka tidur siang. “Terlihat berbeda jika satu hari saja sang bayi tidak tidur siang,” ujarnya, seperti dikutip Dailymail, Sabtu (7/1).

Hasil penelitian, menunjukkan bahwa balita yang lelah dan tidak tidur siang banyak yang tak berhasil menyelesaikan teka-teki yang diujikan. Selain itu, mereka juga kurang positif dalam memberi respon emosi.

Penelitian ini menunjukkan, kurang tidur siang, bisa menyebabkan mereka berekspresi dengan berbeda. “Dan dari waktu ke waktu, dapat membentuk perkembangan otak emosional mereka,” ujarnya.

Resiko jangka panjangnya, kurang tidur siang membuat mereka memiliki suasana hati yang bermasalah di seumur hidupnya. “Sama seperti gizi yang baik, tidur yang cukup merupakan kebutuhan dasar, " ujarnya.

Sumber : Republika.co.id

Wednesday, 11 January 2012

Menyantap Banyak Daging Merah Memilki Resiko Terkena Beberapa Jenis Kanker Ginjal




NEW YORK - Bila anda pecinta daging merah, sebaiknya kini konsumsilah dengan lebih bijak. Pasalnya studi terkini mengungkap orang yang menyantap banyak daging merah memilki risiko lebih besar terkena beberapa jenis kanker ginjal. Periset menemukan kaum dewasa di usia pertengahan yang menyantap daging merah dalam sebagian besar menunya cenderung didiagnosa dengan kanker ginjl ketimbang mereka yang mengonsumsi lebih sedikit.

Kandungan unsur kimia lebih tinggi yang ditemukan dalam daging yang dipanggang atau dibakar juga terkait dengan tingginya risiko penyakit tersebut. Studi itu dilaporkan dalam American Journal of Clinical Nutrition.

"Daging merah adalah sumber zat besi penting dan ia mengandung protein," ujar Dr. Mohammed El-Faramawi, pakar epidmiologi dari Pusat University of North Texas Health Science Center di Fort Worth, yang pernah mengkaji diet dan risiko kanker ginjal. Namun, ia tak terlibat dalam studi terbaru tersebut.

"Anda tidak dianjurkan berhenti mengonsumsi daging merah karena ada asosiasi antara daging merah dan kanker," ujarnya. Alih-alih, santaplah dalam jumlah terbatas diikuti dengan pola makan sehat yang dianjurkan. "Itu baru ide yang bagus," ujarnya

Mengonsumsi daging merah dalam jumlah besar--meski tidak selalu mengarah pada kanker ginjal--memang meningkatkan masalah kesehatan bagi pemilik tubuh, seperti sumbatan terbentuk dalam pembuluh arteri.

Lantas seperti apa studi tersebut? Dalam studi skala besar yang diterbitkan dalam jurnal tadi, peneliti memeriksa kaitan antara daging merah dan kanker ginjal. Menurut Carrie Daniel, salah satu peneliti dari National Cancer Institute di Rockville, Maryland dan koleganya, riset menghasilkan kesimpulan beragam.

Untuk mendapat gambaran jelas, mereka menggunakan data dari sebuah studi yang dilakukan terhadap hampir 500 ribu orang dewasa di AS berusia 50 tahun dan lebih. Kebiasaan dan pola makan mereka dipantau termasuk konsumsi daging harian. Peneliti mengikuti para responden tersebut rata-rata 9 tahun untuk melacak keberadaan diagnosa kanker terbaru.

Selama waktu itu, sekitar 1.800 orang--kurang dari setengah persen--didiagnosa dengan kanker ginjal.

Rata-rata, responden pria dalam studi tersebut menyantap dua hingga tiga ons daging merah per hari dibanding dengan wanita yang mengonsumsi satu hingga dua ons per hari. Partisipan dengan konsumsi daging tertinggi, sekitar empat ratus gram per hari, cenderung mengalami peningkatan risiko 19 persen dalam diagnosa kanker ginjal dibanding dengan mereka yang memakan porsi paling sedikit, kurang dari satu ons per hari.

Temuan itu muncul setelah menghitung aspek-aspek diet dan gaya hidup lain yang bisa mempengaruhi risiko kanker, seperti usia, ras, asupan buah dan sayuran, kebiasaan merokok dan minum dan kondisi medis lain seperti diabetes dan tekanan darah tinggi.

Ketika periset memeriksa ke tipe kanker ginjal paling umum, mereka menemukan kaitan kian kuat antara daging merah dan kanker pada jenis kanker papilari, namun tidak ada efek untuk sel kanker ginjal.

Kemudian mereka yang meyantap daging bakar matang, sehingga terpapar dengan unsur kimia karsinogenik yang dihasilkan proses pemasakan, juga memiliki risiko tambahan mengidap kanker ginjal dibanding mereka yang jarang memasak daging dengan cara itu.

Namun studi itu sendiri tak  membuktikan secara langsung bahwa memakan daging merah atau memasak dengan cara terntu dapat menyebabkan kanker ginjal. El Faramawi pun menekankan, beberapa orang yang menyantap banyak daging tidak mengembangkan kanker, sementara kelompok yang lain bahkan kurang dalam konsumsi daging pun bisa terkena kanker.

Daniel dan koleganya menyatakan diperlukan riset lebih untuk memastikan mengapa daging merah terkait dengan kanker ginjal dan bukan yang lain.

Namun kini, materi kimia dari aktivitas memasak daging "dapat dikurangi dengan menghindarkan daging terpapar langsung pada api atau permukaan logam panas, mengurangi waktu masak dan menggunakan oven gelombang mikro untuk memasak setengah matang sebelum dipapar ke suhu tigni

"Temuan kami mendukung rekomendasi pola makan yang direkomendasikan Masyarakat Kanker Amerika untuk mencegah kanker yakni membatasi daging termasuk tipe daging olahan dan masaklah dengan memanggang dalam oven atau merebusnya.

Sumber : Republika.co.id