Saturday, 21 May 2011

Ilmu Yang Hanya Diketahui Oleh Allah : Ilmu tentang turunya hujan



Tidak diketahui secara rinci dan detail kapan turunnya hujan; bagian bumi mana yang akan terkena hujan; sampai kapan hujan berlangsung; sejauh mana kekuatan curahannya; apakah hujan bisa berubah menjadi banjir besar dan membawa malapetaka.

Semua itu hanya Allah yang mengetahuinya. Badan Meteorologi dan Geofisika hanya bisa memperkirakan apa yang akan terjadi berdasarkan fenomena-fenomena udara dan alam. Dari fenomena itu, kita bisa menyimpulkan apa yang akan terjadi besok. Namun, ini tidak lebih dari sekedar perkiraan dan upaya penyimpulan. Sering pada kenyataannya berbeda sama sekali. Sering pula para ahli dikejutkan dengan fakta yang terjadi diluar perhitungan mereka. Dan sering pula, mereka menganggap remeh sesuatu, tapi ternyata perkiraan itu mengejutkan mereka dengan bencana yang dikandungnnya atau sebaliknya, sebagian para pakar menamakan hal itu dengan sebutan “kejutan alam”. Sebagian lagi menyebutnya “tipu alam”.

Seorang mukmin tentu saja mengembalikan semua itu kepada kehendak Allah yang menjalankan semua yang ada di alam raya dengan qadar dan perhitungan. Dan, tiada sesuatu yang berlangsung di ala mini tanpa tujuan atau sia-sia. Allah berfirman :

“Dan kami turunkan air dari langit menurut satu ukuran; lalu kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya kami benar-benar berkuasa menghilangkannya.” (Q.S Al-Mu’minun :18).

Sumber : Dr. Yusuf Qardhawi. Al-qur’an Berbicara Tentang Akal dan Ilmu Pengetahuan. Gema Insani. Jakarta: 1998.

Reactions:

0 comments:

Post a Comment