Thursday, 17 November 2011

Penyusutan Tinggi Badan Pertanda Tulang Rapuh




Secara alami, pada usia tertentu tinggi badan akan berhenti tumbuh lalu perlahan-lahan akan menyusut. Namun perlu diwaspadai jika penyusutan itu terjadi terlalu cepat, sebab itu tandanya tulang mulai rapuh dan mudah retak atau patah.

Penyusutan tinggi badan biasanya terjadi setelah melewati usia 30-an tahun, ketika pertumbuhan fisik sudah mencapai titik jenuh. Penyusutannya juga sangat kecil, hampir tidak disadari karena hanya berkisar antara 1-2 cm dalam beberapa tahun.

Namun sebuah penelitian yang dilakukan Dr Marian Hannan dari Hebrew Sedior Life menunjukkan, penyusutan tinggi badan juga bisa menjadi indikator kesehatan tulang secara umum. Makin cepat penyusutan itu terjadi, maka makin banyak masalahnya pada tulang.

Dr Hannan mengatakan, penyusutan dikatakan terlalu cepat dan bisa menunjukkan bahwa seseorang rentan mengalami patah tulang jika pada usia di atas 70 tahun tinggi badannya berkurang 5 cm dalam 2 tahun. Jika menyusut lebih dari 10 cm dalam 2 tahun, kemungkinan besar mengalami osteoporosis atau penyusutan massa tulang.

"Penyusutan tinggi badan baik pada laki-laki maupun perempuan, khususnya di usia lanjut, dapat memberi gambaran kasar terkait kondisi kesehatan tulang dan risiko patah tulang," ungkap Dr Hannan.

Khusus pada laki-laki, penyusutan tinggi badan yang terlalu cepat di atas usia 70 tahun juga bisa menandakan kelainan pada jantung. Tidak dijelaskan lebih detail apa jenis kelainan yang dimaksud, namun dikatakan jadi lebih rentan terhadap berbagai gangguan kardiovaskular.

Ditambahkan oleh Dr Hannan, penyusutan tinggi badan dan pengeroposan massa tulang bisa dicegah dengan gaya hidup sehat. Caranya dengan rajin berolahraga, mengurangi rokok dan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung kalsium serta vitamin.

Sumber : ForumkamiNET

Reactions:

0 comments:

Post a Comment